Perpustakaan Bandar Lampung Hadirkan Ruang Kreatif dan Layanan Keliling, Minat Baca Terus Didorong

Ragom.id – Dinas Perpustakaan Kota Bandar Lampung terus berupaya menarik minat baca masyarakat dengan menghadirkan berbagai layanan inovatif, mulai dari kunjungan edukatif hingga fasilitas ruang kreatif bagi pelajar dan umum.

Kunjungan ke perpustakaan tercatat rutin dilakukan, baik secara kelompok maupun perorangan, dari jenjang SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Hal ini tidak lepas dari kerja sama yang dibangun dengan sekolah negeri maupun swasta. “Pengunjung selalu ada, mulai dari SD, SMP, SMA sampai perguruan tinggi, baik rombongan maupun perorangan,” ujar perwakilan Dinas Perpustakaan.

Selain layanan membaca, perpustakaan juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang seperti ruang digitalisasi dan ruang kreativitas yang dimanfaatkan khususnya oleh siswa sekolah dasar. “Tidak hanya baca buku, anak-anak juga bisa berkreasi di ruang yang sudah kami sediakan,” jelasnya.

Tak hanya itu, perpustakaan juga membuka ruang diskusi bagi masyarakat umum yang membutuhkan tempat untuk kegiatan edukatif. “Kami persilakan masyarakat yang ingin berdiskusi atau mengadakan kegiatan, selama sesuai kapasitas dan fasilitas yang ada,” katanya.

Untuk mempermudah akses, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi perpustakaan yang tersedia di Play Store. “Aplikasi kami sudah bisa diunduh, jadi masyarakat bisa akses layanan lebih mudah,” tambahnya.

Dari sisi koleksi, perpustakaan menyediakan beragam buku, mulai dari ilmu pengetahuan, wawasan nusantara, hingga topik perkebunan. “Buku-buku pengetahuan umum cukup lengkap, meski untuk buku pelajaran formal memang belum tersedia,” ujarnya.

Upaya jemput bola juga dilakukan melalui layanan perpustakaan keliling yang rutin hadir di kegiatan UMKM setiap akhir pekan serta di area car free day. “Kami ada mobil perpustakaan keliling yang turun ke masyarakat, termasuk saat CFD,” katanya.

Selain itu, layanan tersebut juga kerap diminta oleh berbagai pihak untuk kegiatan edukasi. “Seperti dari Unila atau kegiatan sosial lainnya, sering meminta mobil perpustakaan keliling untuk mendukung literasi,” pungkasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *