Ragom.id – Sebuah pohon tumbang akibat angin kencang menimpa rumah warga di Jalan KH Hasyim Ashari, RT 07, Kelurahan Gedong Pakuon, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung, Senin (1/6/2026) sekitar pukul 16.21 WIB.
Berdasarkan laporan di lapangan, pohon jenis kedondong hutan dengan diameter sekitar 80 sentimeter tumbang setelah diterpa angin kencang. Kondisi pohon yang telah lapuk diduga menjadi salah satu faktor penyebab pohon tidak mampu bertahan dan akhirnya roboh.
Akibat kejadian tersebut, bagian atap rumah milik Alwani mengalami kerusakan. Rumah tersebut dihuni oleh 1 kepala keluarga (KK) dengan 2 jiwa.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Setelah menerima laporan, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung bersama Linmas langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon yang menimpa rumah warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
Menurut Idham, warga yang memiliki pohon berukuran besar dan berada dekat dengan rumah atau akses jalan diharapkan segera melakukan pengecekan kondisi pohon secara berkala.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat terjadi hujan disertai angin kencang. Jika terdapat pohon yang sudah tua, lapuk, miring, atau berpotensi tumbang, sebaiknya segera dilakukan pemangkasan maupun penebangan secara terukur untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan,” ujar Idham.
Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada BPBD maupun aparat setempat apabila menemukan kondisi pohon atau bangunan yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Dengan kewaspadaan dan langkah pencegahan sejak dini, risiko bencana akibat cuaca ekstrem dapat diminimalisir,” tambahnya.
BPBD Kota Bandar Lampung memastikan akan terus memantau perkembangan cuaca serta siap memberikan respons cepat apabila terjadi kejadian darurat yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat.






