Ragom.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung berencana menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut diperkirakan berada di kisaran Rp300 juta hingga Rp500 juta.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, bantuan tidak hanya akan berasal dari pemerintah daerah. Pemkot juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin turut membantu warga terdampak bencana di NTT.
Eva mengimbau masyarakat yang ingin berdonasi agar tidak memberikan pakaian bekas. Menurutnya, kebutuhan warga terdampak saat ini lebih banyak berupa bahan pokok dan kebutuhan dasar lainnya.
“Makanya kita poskokan, untuk simpan-simpan dulu, untuk dimasukkan. Kami berharap semuanya ini bisa dikumpulkan bukan barang bekas. Berapa saja yang bisa dibantu,” kata Eva, Senin (24/8/2026).
Ia menyebut sejumlah kebutuhan yang dinilai lebih mendesak antara lain bahan pokok, sarung dan selimut. Sementara untuk pakaian, menurut Eva, bantuan yang masuk saat ini sudah cukup banyak.
“Karena mereka sekarang kalau untuk pakaian itu sudah banyak. Pakaian sudah banyak. Nah, mereka sekarang bahan pokok sebenarnya. Terus juga tambahan seperti sarung, selimut,” ujarnya.
Selain menghimpun bantuan dari masyarakat, Pemkot Bandar Lampung juga menyiapkan bantuan yang bersumber dari anggaran pemerintah daerah. Skema tersebut, kata Eva, akan mengacu pada bantuan kemanusiaan yang sebelumnya pernah diberikan saat bencana di Aceh.
“Kita juga mau mengalokasikan bantuan dari kita. Kita akan bantu juga pemerintah kayak dulu, kayak di Aceh waktu itu memberikan bantuan kemanusiaan Sumatra,” jelasnya.
Terkait nilai bantuan, Eva menyebut Pemkot Bandar Lampung masih mempertimbangkan nominal yang akan dialokasikan. Bantuan tersebut diperkirakan berkisar antara Rp300 juta hingga Rp500 juta.
“Nanti mungkin seperti itu bantuan ke NTT, sama uang juga mungkin Rp300 apa Rp500 juta,” pungkasnya.












