Ragom.id — Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Lampung menggelar aksi solidaritas bersama rekan-rekan jurnalis , untuk Palestina sekaligus mengecam tindakan tentara Zionis Israel terhadap relawan kemanusiaan dan jurnalis di Gaza.
Dalam orasinya, Ketua IJTI Pengda Lampung Andri Sapandi menyampaikan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap relawan dan jurnalis yang menjalankan misi kemanusiaan namun justru mengalami intimidasi hingga penangkapan.
“Dunia kembali dipertontonkan dengan aksi-aksi kekejaman tentara Zionis Israel. Kawan-kawan kita yang membawa misi kemanusiaan menembus blokade Gaza, hari ini ditangkap dan diintimidasi,” ujar Andri dalam orasinya.
Dalam aksi tersebut, massa juga menyerukan dukungan untuk rakyat Palestina dengan meneriakkan “Free Palestine” sebagai bentuk solidaritas.
IJTI Lampung mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan organisasi hak asasi manusia internasional agar tidak tinggal diam terhadap situasi yang terjadi di Gaza, khususnya terhadap relawan dan jurnalis yang bertugas di wilayah konflik.
Selain itu, IJTI Lampung juga meminta Pemerintah Indonesia segera melakukan langkah diplomasi kepada pemerintah Israel agar membebaskan relawan dan jurnalis yang ditangkap.
“Mereka bukan tentara, mereka tidak membawa senjata. Mereka membawa obat-obatan dan makanan dalam misi kemanusiaan,” kata Andri.
IJTI berharap ada langkah konkret dari pemerintah dan komunitas internasional untuk memberikan perlindungan kepada relawan serta jurnalis yang menjalankan tugas kemanusiaan di Palestina.






