Ini Dia, Spesifikasi Taksi Listrik Green SM yang Resmi Hadir di Lampung

Berita, Otomatif26 Views

Ragom.id — Pemerintah Provinsi Lampung memastikan kehadiran layanan transportasi taksi listrik Green SM, perusahaan penanaman modal asing asal Vietnam, sebagai bagian dari pengembangan transportasi ramah lingkungan di Lampung.

Kehadiran taksi listrik ini diharapkan mampu menekan polusi udara, mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, serta mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik di daerah.

Green SM mengoperasikan armada kendaraan listrik produksi VinFast, yakni VinFast VF e34 atau LimoGreen dan VinFast VF 5.

VinFast VF e34 menjadi armada utama dengan desain SUV crossover kompak. Mobil ini dibekali motor listrik bertenaga 110 kW atau setara 147 tenaga kuda dengan torsi 242 Nm.

Kendaraan tersebut mampu menempuh jarak hingga 277 kilometer dalam satu kali pengisian daya dan didukung teknologi pengisian cepat sekitar 27 menit dari kapasitas baterai 10 persen menuju 70 persen.

Sementara VinFast VF 5 hadir sebagai SUV kompak lima penumpang yang dirancang lebih lincah untuk penggunaan di perkotaan dengan daya tempuh sekitar 260 kilometer.

Selain menawarkan kendaraan tanpa emisi gas buang, taksi listrik Green SM juga dinilai memiliki sejumlah kelebihan, seperti biaya operasional yang lebih hemat dibanding kendaraan berbahan bakar minyak, suara mesin yang lebih senyap, serta minim getaran sehingga lebih nyaman bagi penumpang.

Dari sisi lingkungan, penggunaan kendaraan listrik dinilai dapat membantu mengurangi pencemaran udara dan emisi karbon di wilayah perkotaan.

Namun demikian, kehadiran taksi listrik juga memiliki sejumlah tantangan dan kekurangan. Salah satunya keterbatasan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik yang masih terus dikembangkan di Lampung.

Selain itu, waktu pengisian baterai dinilai masih lebih lama dibanding pengisian bahan bakar konvensional. Daya jelajah kendaraan juga menjadi perhatian bagi operasional perjalanan jarak jauh.

Kehadiran transportasi listrik ini diperkirakan akan membawa sejumlah dampak positif, seperti meningkatnya investasi sektor kendaraan listrik, terbukanya lapangan kerja baru, hingga percepatan transformasi transportasi modern di Lampung.

Di sisi lain, persaingan transportasi berbasis aplikasi dan konvensional diperkirakan juga akan semakin ketat seiring hadirnya layanan taksi listrik tersebut.

Untuk mendukung operasional Green SM, Pemerintah Provinsi Lampung bersama PLN dan pihak swasta tengah mempercepat pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Pada tahun 2026, ditargetkan sedikitnya tersedia 101 titik SPKLU di berbagai wilayah Lampung guna mendukung kebutuhan kendaraan listrik masyarakat dan transportasi umum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *