Lurah Pematang Wangi: Dana yang Dikumpulkan Linmas Bukan Kebijakan Kelurahan

Ragom.id – Lurah Pematang Wangi, Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung, Ansori, membantah kabar yang menyebut pihak kelurahan melakukan pemotongan insentif anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas).

Sebelumnya, beredar informasi bahwa sejumlah anggota Linmas mengaku insentif mereka dipotong sebesar Rp50 ribu hingga Rp250 ribu. Pemotongan tersebut disebut berkaitan dengan kegiatan Bandar Lampung Expo 2026.

Menanggapi hal itu, Ansori menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Menurutnya, uang yang dikumpulkan bukan merupakan pemotongan yang dilakukan kelurahan, melainkan hasil kesepakatan internal para anggota Linmas.

“Jadi itu sudah menjadi kesepakatan mereka sendiri. Awalnya saya juga tidak tahu. Mereka membuat kesepakatan karena ada beberapa rekan yang sering tidak hadir ketika ada kegiatan. Jadi mereka membuat aturan itu sendiri, dan uangnya juga untuk mereka, masuk ke kas Linmas, bukan ke saya,” kata Ansori saat dikonfirmasi, Senin (3/8/2026).

Ansori menjelaskan, dana tersebut dikelola sebagai kas internal Linmas dan tidak pernah masuk ke kas maupun dikelola oleh pihak Kelurahan Pematang Wangi.

Ia juga memastikan Pemerintah Kelurahan maupun Kecamatan Tanjung Senang tidak pernah memotong atau meminta uang dari anggota Linmas, ketua RT, maupun kepala lingkungan.

“Saya tegaskan, camat maupun lurah tidak pernah memotong atau meminta uang apa pun kepada Linmas maupun RT dan kepala lingkungan. Kalau ada kesepakatan internal di antara mereka, itu bukan kebijakan dari kelurahan,” tegasnya.

Meski demikian, Ansori menyatakan akan segera menggelar rapat bersama seluruh anggota Linmas untuk mengevaluasi mekanisme yang telah disepakati. Evaluasi dilakukan agar aturan internal tersebut tidak menimbulkan kesalahpahaman dan dapat dijalankan secara terbuka serta disepakati seluruh anggota.

“Nanti akan saya lakukan rapat untuk evaluasi kembali,” pungkasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *