Krisis Air Bersih Meluas, BPBD Bandar Lampung Perluas Distribusi ke Tiga Wilayah

Ragom.id – Distribusi air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Kota Bandar Lampung terus meningkat seiring berlangsungnya musim kemarau hingga pertengahan Agustus 2026.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung mencatat kebutuhan air bersih masyarakat semakin tinggi. Dalam sehari, BPBD dapat mendistribusikan hingga 100 ribu liter air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami dampak kekeringan.

Dua wilayah yang sejak bulan lalu menjadi sasaran utama pendistribusian air bersih yakni Kelurahan Way Laga dan Kelurahan Pidada. Kondisi kekeringan juga mulai dirasakan warga di Kelurahan Kaliawi Persada, sehingga distribusi air bersih turut diperluas ke wilayah tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, mengatakan pendistribusian air dilakukan berdasarkan laporan dan kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Memasuki pertengahan Agustus, permintaan air bersih terus meningkat. Kami berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat dengan mendistribusikan air secara bertahap ke wilayah yang terdampak kekeringan,” ujar Idham Basyar.

Menurut Idham, BPBD terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan aparat kecamatan, kelurahan, serta pamong setempat untuk menentukan titik-titik yang membutuhkan bantuan air bersih.

Ia mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak kemarau agar menggunakan air secara bijak dan menghemat persediaan air untuk kebutuhan prioritas sehari-hari.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air dan segera berkoordinasi dengan pamong setempat apabila mengalami kesulitan air bersih. BPBD akan terus melakukan pendistribusian sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang ada,” tegasnya.

BPBD Kota Bandar Lampung memastikan pelayanan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama kondisi kekeringan masih berlangsung, terutama di wilayah yang mengalami penurunan ketersediaan sumber air akibat musim kemarau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *