Ragom.id — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang telah merealisasikan 23 program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) hingga Agustus 2026. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp805.868.699.
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen KAI dalam memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Pelaksanaannya mencakup berbagai bidang, mulai dari sosial, pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga pembangunan sarana dan prasarana umum.
Manager Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, mengatakan program TJSL merupakan bentuk kepedulian perusahaan sekaligus upaya KAI untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat.
“Melalui Program TJSL, KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap berbagai program yang telah direalisasikan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” ujar Zaki.
Berbagai bantuan yang telah disalurkan di antaranya pembangunan dan renovasi fasilitas umum, bantuan sarana ibadah, pelayanan kesehatan melalui Rail Clinic, bantuan alat kesehatan, serta dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan.
KAI memastikan pelaksanaan program TJSL mengedepankan prinsip kebermanfaatan, transparansi, dan ketepatan sasaran. Setiap program disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Zaki menambahkan, pelaksanaan TJSL juga menjadi bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasional KAI secara berkelanjutan.
“Kami akan terus mengembangkan program TJSL yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga, dan berbagai pemangku kepentingan, KAI berharap keberadaan perusahaan tidak hanya menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal, tetapi juga turut memberikan kontribusi positif bagi pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
KAI Divre IV Tanjungkarang berkomitmen melanjutkan program TJSL secara berkelanjutan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan, sekaligus mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah operasionalnya.










