Ragom.id — Fun Swimming Festival di Provinsi Lampung tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang untuk menggerakkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Rahmat Mirzani Djausal, mengatakan keterlibatan UMKM dalam kegiatan olahraga menjadi bagian penting untuk menciptakan hubungan yang saling mendukung antara sektor olahraga dan perekonomian masyarakat.
Menurut Purnama Wulan, kegiatan olahraga tidak hanya berorientasi pada aktivitas fisik, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk menggerakkan ekonomi melalui keterlibatan pelaku UMKM.
Selain itu, lomba melukis bagi anak usia dini dinilai menjadi kesempatan untuk menggali potensi sekaligus melatih kemampuan motorik anak.
Ia menyebut Fun Swimming Festival memiliki konsep yang berbeda karena menggabungkan kegiatan olahraga, UMKM dan kreativitas anak. Rangkaian kegiatan juga masih berlanjut dengan perlombaan renang dan agenda Zumba yang diperuntukkan bagi masyarakat Lampung.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung Meiry Herika Sari mengatakan, pelaksanaan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi Pemerintah Provinsi Lampung bersama berbagai pihak.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya untuk menggerakkan kembali berbagai aktivitas masyarakat, termasuk melalui sektor olahraga dan ekonomi.
Ia menambahkan, kegiatan Fun Swimming Festival juga menjadi momentum untuk menjaring bibit-bibit atlet renang sejak usia dini.
Bibit atlet yang ditemukan nantinya diharapkan dapat dibina dan dipersiapkan untuk mengikuti berbagai kejuaraan, baik di tingkat Provinsi Lampung maupun nasional.
Sementara itu, Ketua PRSI Lampung Ade Utami menilai Fun Swimming Festival menjadi momentum penting untuk melihat potensi atlet renang Lampung di masa mendatang.
Menurut Ade, sekitar 1.400 peserta telah mendaftar dalam kegiatan tersebut. Jumlah peserta itu dinilai menjadi gambaran besarnya potensi olahraga renang di Lampung yang perlu mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan.
Untuk persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON), Ade menyebut saat ini Lampung telah memiliki hampir 50 atlet yang masuk dalam pembinaan atlet daerah.
Para atlet tersebut selanjutnya akan mengikuti proses persiapan, termasuk melalui Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung. Dari ajang tersebut, kemampuan dan potensi atlet akan kembali dipetakan untuk menentukan atlet yang dinilai berpeluang meraih prestasi dan poin pada PON.
Fun Swimming Festival diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi olahraga, tetapi menjadi bagian dari proses pembinaan atlet secara berjenjang sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat melalui keterlibatan UMKM.












