BPBD BANDAR LAMPUNG EVAKUASI BANGKAI KUCING DARI SUMUR WARGA DI SUKABUMI

Ragom.id, BANDAR LAMPUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung mengevakuasi bangkai kucing yang ditemukan di dalam sumur milik warga di Perumahan Villa Marina, Blok D.52, Jalan Pangeran Tirtayasa, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Sukabumi, Sabtu (17/10/2026).

Evakuasi dilakukan setelah air sumur milik warga dilaporkan tercemar dan mengeluarkan bau tidak sedap akibat bangkai kucing yang berada di dalamnya. Kejadian tersebut dilaporkan sekitar pukul 09.40 WIB.

Petugas BPBD Kota Bandar Lampung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan mengevakuasi bangkai kucing dari dalam sumur agar sumber pencemaran dapat segera ditangani.

Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, mengatakan petugas bergerak menindaklanjuti laporan warga terkait kondisi air sumur yang tercemar.

“Petugas kami turun ke lokasi untuk mengevakuasi bangkai kucing yang berada di dalam sumur. Penanganan ini dilakukan agar sumber pencemaran dapat segera diatasi dan warga dapat melakukan langkah lanjutan untuk memastikan air sumur kembali aman digunakan,” ujar Idham Basyar.

Ia mengimbau warga agar tidak menggunakan air sumur yang telah tercemar untuk kebutuhan sehari-hari, terutama untuk minum dan memasak, sebelum dilakukan pembersihan serta dipastikan aman.

Setelah bangkai dievakuasi, sumur perlu dibersihkan dan didisinfeksi dengan prosedur yang tepat. Air juga sebaiknya tidak digunakan kembali sebelum kualitasnya dipastikan aman, mengingat pencemaran dari bangkai hewan berpotensi menimbulkan risiko kesehatan.

Sumur tersebut diketahui berada di rumah milik Suhendro Prihandono. Dalam laporan penanganan, rumah itu dihuni satu kepala keluarga dengan total enam jiwa.

BPBD Kota Bandar Lampung mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan sumur dan memastikan penutupnya dalam kondisi baik guna mencegah masuknya benda asing maupun hewan yang dapat mencemari sumber air bersih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *