Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Mesuji Terus Berlanjut

Ragom.id – Tim SAR Gabungan masih melanjutkan upaya pencarian terhadap Iwan (48), seorang nelayan yang dilaporkan hilang setelah kapal nelayan yang ditumpanginya ditabrak kapal tongkang di Perairan Gusung Lebar Luar Mesuji, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

Korban merupakan nahkoda kapal nelayan asal Kuala Teladas, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang. Hingga memasuki hari ketiga operasi pencarian, korban masih belum ditemukan.

Berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (6/6) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat kejadian, kapal nelayan yang diawaki tiga orang sedang lego jangkar di perairan Mesuji. Salah seorang anak buah kapal (ABK), Awan Setiawan, mendengar suara benturan keras dan segera keluar untuk memeriksa situasi.

Setelah berada di dek kapal, Awan mendapati kapal nelayan yang mereka tumpangi telah ditabrak oleh kapal tongkang dari arah samping. Menyadari kondisi darurat, ketiga awak kapal berupaya menyelamatkan diri dengan melompat ke laut.

Dua ABK, yakni Awan Setiawan (27) dan Purwasena (19), berhasil diselamatkan oleh nelayan yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Namun nahkoda kapal, Iwan, dilaporkan hilang dan hingga kini belum ditemukan.

Menerima laporan kejadian tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung segera berkoordinasi dengan instansi terkait dan memberangkatkan Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

Pada hari kedua pencarian, Minggu (8/6), Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Pos SAR Tulang Bawang, Polairud Kuala Teladas, TNI AL, serta nelayan setempat melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dan kapal nelayan hingga radius sekitar 0,5 nautical mile (Nm) dari garis pantai. Namun hingga operasi hari kedua berakhir, korban belum berhasil ditemukan.

Upaya pencarian di lapangan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kondisi gelombang yang cukup tinggi sehingga tim belum dapat menjangkau lokasi kejadian secara maksimal. Selain itu, keterbatasan jaringan komunikasi di area operasi turut menjadi hambatan dalam pelaksanaan pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung yang diwakili oleh Dantim Rescuer Sahrudin mengatakan bahwa koordinasi dengan berbagai unsur maritim terus dilakukan guna memperluas area pencarian dan mempercepat penemuan korban.

“Hingga akhir pencarian hari kedua, korban masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan akan melanjutkan pencarian pada hari ketiga dengan memperluas area pencarian berdasarkan analisis dan perhitungan SAR Map Prediction. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk mengoptimalkan operasi pencarian,” ujar Sahrudin.

Dalam pelaksanaan operasi SAR, Tim SAR Gabungan turut berkoordinasi dengan VTS Panjang, Pos TNI AL Kuala Teladas, Pos Polairud Kuala Teladas Polres Tulang Bawang, Kantor SAR Palembang, serta Kantor SAR Pangkal Pinang guna mendukung penyebaran informasi dan pemantauan di wilayah perairan sekitar lokasi kejadian.

Pencarian hari ketiga dijadwalkan dimulai pada Senin (9/6) dengan membagi personel ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU) yang akan melakukan penyisiran pada sektor-sektor pencarian yang telah ditentukan berdasarkan hasil evaluasi operasi sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed