Ribuan Warga Lampung Turun ke Jalan, Tuntut Program Makan Bergizi Gratis Tetap Dilanjutkan

Ragom.id — Sekitar 1.000 warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung Dukung MBG (Amal MBG) menggelar aksi damai di Bandar Lampung. Massa turun ke jalan untuk menyuarakan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta meminta pemerintah tetap melanjutkan berbagai program bantuan sosial yang dinilai bermanfaat bagi masyarakat.

Koordinator Aksi Amal MBG, Yunanda, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk aspirasi masyarakat kecil yang selama ini merasakan langsung manfaat program MBG. Menurutnya, peserta aksi terdiri dari penerima manfaat program hingga para pekerja di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Aksi hari ini kami menyampaikan aspirasi masyarakat kecil yang menjadi penerima manfaat MBG. Kami meminta program makan bergizi gratis dan program-program bantuan sosial yang pro-rakyat tetap dilanjutkan dan tidak dihentikan,” ujar Yunanda.

Ia menjelaskan, aksi tersebut juga dipicu oleh kekhawatiran masyarakat terhadap munculnya berbagai isu mengenai kemungkinan penghentian program MBG. Menurutnya, program tersebut sangat dibutuhkan, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang kerap datang ke sekolah tanpa sarapan atau bekal yang memadai.

Yunanda menilai keberadaan MBG telah membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga. Karena itu, masyarakat berharap pemerintah tetap mempertahankan program tersebut demi mendukung tumbuh kembang generasi muda.

Selain menuntut keberlanjutan program, massa juga menyoroti adanya dugaan penyelewengan dana MBG oleh oknum tertentu. Mereka meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus-kasus korupsi yang berkaitan dengan program tersebut tanpa menghentikan pelaksanaannya.

“Jika ada SPPG yang nakal atau ada koruptor dana MBG, harus diadili seadil-adilnya. Yang perlu dilakukan adalah membenahi tata kelola program agar lebih baik dan tepat sasaran, bukan menghentikan program yang dibutuhkan masyarakat,” tegas Yunanda.

Dalam aksi tersebut, Amal MBG menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, di antaranya melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis dan bantuan sosial lainnya, menolak wacana penghentian MBG, mendukung penegakan hukum terhadap pelaku korupsi dana program, serta mendorong perbaikan tata kelola penyaluran gizi agar lebih transparan dan efektif.

Mereka berharap pemerintah pusat dapat mendengar aspirasi masyarakat daerah dan memastikan program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat kecil tetap berjalan secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *