Ragom.id – Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung, dr. Imam Santoso, mengapresiasi program Rail Clinic yang dijalankan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang dalam memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perkeretaapian.
Menurut dr. Imam, program tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial yang sangat bermanfaat karena mampu mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama warga yang berada di sekitar jalur dan stasiun kereta api.
“Program Rail Clinic sangat baik karena mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Kami mengapresiasi langkah KAI yang secara konsisten menghadirkan pelayanan kesehatan gratis dan edukasi kesehatan bagi warga,” ujar dr. Imam.
Ia menegaskan bahwa RSUD Abdul Moeloek siap berkolaborasi dengan KAI dalam berbagai tindakan medis yang diperlukan guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
“RSUD Abdul Moeloek siap berkolaborasi dan mendukung apabila diperlukan tindakan medis lanjutan maupun bentuk kerja sama kesehatan lainnya. Pada prinsipnya, kami mendukung setiap upaya yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Executive Vice President PT KAI (Persero) Divre IV Tanjungkarang, Hendy Helmy, mengatakan bahwa program Rail Clinic merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar jalur dan stasiun kereta api.
“Melalui program Rail Clinic, KAI ingin memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, khususnya yang berada di sekitar jalur dan stasiun kereta api. Program ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan kontribusi positif di bidang kesehatan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat,” ujar Hendy.
Pada pelaksanaan kegiatan di Stasiun Sukamenanti, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, KAI mengundang sekitar 250 warga dan siswa sekolah dasar untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, kebidanan, kesehatan mata, kesehatan gigi, pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemeriksaan laboratorium sederhana, hingga penyuluhan kesehatan yang dilakukan oleh tim medis KAI Divre IV Tanjungkarang.
Selain pelayanan kesehatan, KAI juga menyalurkan bantuan berupa dua unit kursi roda, delapan unit kruk, 20 kacamata untuk lanjut usia, dan 30 kacamata baca bagi siswa sekolah dasar. Kegiatan tersebut turut dilengkapi dengan sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api yang disampaikan oleh personel Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) Divre IV Tanjungkarang.
Hendy berharap program Rail Clinic tidak hanya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tetapi juga membangun kesadaran bersama mengenai keselamatan di lingkungan perkeretaapian.
“Kami berharap kehadiran Rail Clinic dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional KAI. Di sisi lain, kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan perjalanan kereta api maupun mengganggu aset-aset milik KAI. Sinergi antara KAI dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan transportasi kereta api yang aman, selamat, dan andal,” tutup Hendy.
Selain melalui Rail Clinic, KAI Divre IV Tanjungkarang juga menyediakan layanan kesehatan tetap melalui Klinik Mediska Tanjungkarang yang berlokasi di Jalan Kota Raja Nomor 1, Bandar Lampung, dekat Stasiun Tanjungkarang. Klinik tersebut melayani pasien umum, peserta BPJS Kesehatan, serta peserta Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), dengan jam operasional Senin–Jumat pukul 08.00–20.00 WIB dan Sabtu pukul 08.00–17.00 WIB.







