Ragom.id — Kota Bandar Lampung menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi (Rakor) Kementerian/Lembaga bersama pemerintah daerah dalam rangka penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Provinsi Lampung.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Semergou, Jumat (4/9/2026), dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI Yandri Susanto, serta Menteri Koperasi Ferry Julianto.
Hadir pula Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, para bupati dan wali kota se-Lampung, pengurus koperasi, serta kepala desa.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengapresiasi kepercayaan pemerintah pusat yang menunjuk Bandar Lampung sebagai tuan rumah kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Eva menyampaikan perkembangan pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Bandar Lampung.
Kota Bandar Lampung memiliki 20 kecamatan dan 126 kelurahan. Sejalan dengan jumlah tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung telah mendorong pembentukan 126 Koperasi Kelurahan Merah Putih.
Pemkot Bandar Lampung juga memberikan dukungan dana awal sebesar Rp50 juta untuk masing-masing koperasi sebagai modal awal dalam menjalankan kegiatan usaha dan pelayanan ekonomi masyarakat.
Eva berharap keberadaan koperasi tidak hanya sebatas pembentukan kelembagaan, tetapi mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.
Ia juga berharap Rakor Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengurus koperasi hingga masyarakat.
Dengan penguatan tersebut, koperasi yang telah terbentuk diharapkan dapat berkembang menjadi koperasi yang sehat, profesional dan mandiri serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI Yandri Susanto mengatakan, rakor tersebut digelar untuk memastikan komitmen pemerintah dalam membuka ruang seluas-luasnya bagi publik untuk memberikan masukan terkait program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Yandri juga menyebut kehadiran sejumlah pejabat kementerian dalam rakor tersebut diharapkan dapat memberikan informasi langsung kepada masyarakat mengenai program koperasi dari pihak yang berkompeten.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menilai program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak berhasil. Sebab, program tersebut masih dalam tahap pelaksanaan, termasuk proses validasi, verifikasi bangunan dan finalisasi anggaran.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan visi Presiden Prabowo Subianto untuk membangun perekonomian dari desa dan dari bawah.
Melalui koperasi, pemerintah mendorong pengembangan berbagai potensi ekonomi desa, mulai dari produksi beras, telur, cabai, kentang hingga komoditas pertanian lainnya.
Penguatan ekonomi berbasis desa tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus membantu menekan angka kemiskinan.
Pemerintah meyakini kemajuan Indonesia tidak hanya dibangun dari pusat, tetapi juga melalui geliat ekonomi desa di seluruh pelosok negeri.







