Ragom.id — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang menyatakan siap menugaskan Rail Clinic ke wilayah yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya KAI memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Kesiapan itu disampaikan setelah KAI Divre IV Tanjungkarang menggelar Bakti Sosial Rail Clinic di Stasiun Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Rabu (23/9/2026).
EVP KAI Divre IV Tanjungkarang Hendy Helmy mengatakan, penugasan Rail Clinic dilakukan berdasarkan kebutuhan di lapangan serta hasil koordinasi dengan pihak terkait.
“Rail Clinic siap kami tugaskan apabila dibutuhkan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang menjadi sasaran kegiatan sosial KAI. Kami akan melihat kebutuhan di lapangan serta berkoordinasi dengan pihak terkait agar kehadiran Rail Clinic dapat memberikan manfaat yang tepat bagi masyarakat,” ujar Hendy.
Menurut Hendy, pelayanan kesehatan KAI tidak hanya dilakukan melalui Rail Clinic. KAI juga memiliki Mediska sebagai bagian dari layanan kesehatan perusahaan. Sepanjang Januari 2025 hingga 22 September 2026, Mediska mencatat sebanyak 63.301 kunjungan pasien.
Pada periode yang sama, KAI Divre IV Tanjungkarang juga merealisasikan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bidang kesehatan sebesar Rp187.420.802.
Sementara dalam kegiatan di Baturaja, Rail Clinic memberikan sejumlah layanan kesehatan, mulai dari pengobatan umum, pemeriksaan kebidanan, pemeriksaan mata, laboratorium sederhana, hingga pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan gigi.
Kegiatan tersebut juga membagikan 30 kacamata gratis kepada siswa sekolah dasar dan masyarakat. Selain itu, KAI menyerahkan bantuan alat bantu kesehatan berupa 10 tongkat dan tujuh kursi roda bagi masyarakat yang membutuhkan.
Hendy menjelaskan, Rail Clinic dan Mediska memiliki fungsi yang saling mendukung. Mediska memberikan pelayanan melalui fasilitas kesehatan KAI, sedangkan Rail Clinic memungkinkan layanan kesehatan dibawa lebih dekat kepada masyarakat di wilayah tertentu.
“Mediska dan Rail Clinic memiliki peran yang saling mendukung. Mediska memberikan pelayanan kesehatan melalui fasilitas kesehatan KAI, sementara Rail Clinic memungkinkan layanan kesehatan dibawa lebih dekat kepada masyarakat melalui kegiatan di wilayah tertentu,” kata Hendy.
Selain layanan kesehatan, kegiatan Rail Clinic di Baturaja juga diisi dengan penyuluhan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api serta pengenalan aplikasi Access by KAI kepada masyarakat.
KAI menyatakan terbuka untuk memberikan pelayanan serupa di wilayah lain yang membutuhkan. Penugasan Rail Clinic akan dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat dan koordinasi dengan pihak terkait sesuai ketentuan yang berlaku.












